Dilema antara memilih kerja jadi TKI ke Korea atau Tetap jadi Web frontend walau gaji kecil?

Salam jumpa kawan semua, selamat datang di situs itolink. kali ini admin akan berbagi artikel sedikit tentang curhatan admin. Dilema yang sekarang Admin rasakan ini karena admin harus memilih antar kerja ke Negeri Ginseng Korea atau tetap menjadi pengembang website di perusahaan sekarang ini. Mari kita simak lebih lanjut dengan membaca sampai selesai artikel ini!

Memiliki kehidupan yang mapan serta sukses serba kecukupan adalah impian semua orang, tak terkecuali dengan Admin sekarang. Semua kesuksesan itu bisa kita dapat dari mana saja, dengan usaha apapun asalkan dengan jalan yang benar. Sebenarnya asalkan kita rajin, tekun dan selalu berdoa disertai usaha kerja keras Insyaalloh kesuksesan itu pasti datang kepada diri kita. Untuk menggapai kesuksesan melalui jalur bekerja tentunya kita harus selalu bekerja keras dan sungguh-sungguh apapun pekerjaannya asalkan kita mau berkembang dan maju.

Kalian pasti sudah tidak asing dengan negara Korea kan? negara ini yang sempat booming dan terkenal karena kebudayaan nya termasuk penyebaran boyband dan girlband pada beberapa tahun lalu. Selain dari itu, Korea termasuk salah satu negara maju di Asia dan Dunia. Kemajuan itu tak hanya dari segi penyebaran "Demam Korea" tetapi dengan adanya tren ala ke-Koreaan,Makanan serta Produk elektroniknya. Sudah dipastikan dengan sebutan "Negara Maju", negara ini pastinya memiliki perekoniman yang baik.

Lalu apa kaitannya dengan Dilemanya?


Jadi gini, Korea dari dulu sudah bekerja sama dengan beberapa negara termasuk Indonesia untuk urusan tenaga kerja asing. Menurut orang-orang kita yang sudah pernah bekerja kesana kerja di Korea itu enak, gaji besar dan juga banyak tunjangannya. Kita harus garis bawahi disini yaitu "GAJI BESAR". Okelah waktu itu saya tertarik setelah lulus sekolah saya ingin bekerja ke negeri ginseng. Korea yang dimaksud korea selatan ya bukan utara. Karena waktu itu yang saya tidak begitu paham akan bekerja jadi TKI atau apalah, jadi ketika orang tua saya menyarankan untuk kerja ke Korea saya meng-iyakan saja. Dengan begitu saya memiliki rencana tentang masa depan saya yang memiliki perubahaan dengan bekerja jadi seorang TKI.

Setelah ujian kelas 3 dan Lulus (saat itu sekolah SMK jurusan TKJ) akhirnya admin memutuskan untuk mengikuti pelatihan kerja dan bahasa Korea disalah satu LPK (Lembaga Pelatihan Kerja). Nah disinilah jiwa berpikir keras saya terpacu. Selama mengikuti kegiatan di LPK diberi materi yang banyak dibahasanya dan sebagian tentang bekerja dan juga tatakrama dan norma orang sana. Okelah kita beranggapan "wih... keren kerja diKorea..". Tapi tunggu dulu, kita disana bukan kerja sebagai kerjaan yang kita diinginkan. Karena jika kita lulus dari ujian tes EPS TOPIK dan Berangkat, kita harus memilik passport tipe E9 yaitu passport yang menandakan pekerja NON SKILL. Jadi walaupun agan/sista punya skill maka akan dianggap sama semua.

Okelah kalo sebanding dengan gajinya saya juga tetap tertarik. dan Akhirnya saya mulai serius untuk mempelajari mulai dari bahasa Koreanya supaya lulus testnya.

Namun setelah kegitan LPK selesai setelah 5 bulan lamanya, saya pun kebingungan apa yang harus dilakukan. Apa harus mengulang dengan pelajaran yang itu-itu saja apa saja akan bekerja sementara saja untuk menunggu waktu ujian EPS TOPIK nya? (karena tanggal ujian dirahasiakan oleh pihak HRD Korea). Tetapi karena saya sadar akan kekurangan saya dalam hal financial Akhirnya saya pun memutuskan untuk bekerja saja karena dengan belajar dirumah bahasa korea saja sudah cukup bagi saya dari pada harus bayar biaya lagi untuk mengulang di LPK.

Saya banyak menaruh lamaran ke berbagai perusahaan dan juga usaha kecil. Karena dalam hati saya ingin memutuskan untuk bekerja sementar saja sampai ujian tiba dan setelah itu saya akan resign. Berhari-hari sampai berminggu-minggu selama 3 bulan saya masih mengajukan lamaran belum ada tuh yang nyantol dan sudah lama menganggur membuat saya tertekan dengan uang saku saya yang tinggal 100ribu. Saya sudah berusaha dan berdoa dan juga dalam menaruh lamaran memilih perusahaan yang bagaimana yang tidak ada kontrak kerjanya jadi bisa resign kapan saja.

Setelah beberapa hari kemudian saya menemukan informasi lowongan kerja bahwa perusahaan IT NindeOD sedang membuka lowongan bagi web depeloper dimana menjadi seorang programer website adalah cita-cita saya. "Wah kebetulan sekali saya suka koding-koding HTML gitu" tanpa pikir panjang saya mengirim via email hrd perusahaan tersebut karena tidak ada batasan pendidikan dan pengalaman untuk melamarnya. Dan yang membuat menarik lagi dari perusahaan ini adalah menawarkan menjadi web frontend depelop bagi yang mau belajar dan bekerja keras. Saya melewati beberapa interview dalam 2 hari dan akhirnya saya diterima diperusahaan tersebut. Walaupun saya memiliki pengalaman koding HTML walaupun hanya sebatas dasar, ternyata saat masa training tugas-tugasnya begitu sulit daripada yang dibayangkan. Ya jadinya saya harus belajar dari awal tentang bahasa pemograman website.

Loh kok malah cerita panjang-panjang? Bikin ngantuk nih gan...


Ya karena itu curhatan admin sebagai yang merasakan dilema maka wajar panjang :v. Baik kita menuju klimaknya..

Setelah beberapa minggu bekerja dalam masa training saya mendapatkan banyak ilmu dalam hal pemograman website yang kebanyakan admin terapkan prakteknya pada desain template blogger. Betapa senangnya saya bisa bekerja sesuai cita-cita saya walau masih masa junior. setelah masa training mencapai sebulan saya pun menerima gaji pertama dari perusahaan itu (padahal kerjaan admin cuma baca-baca dan latihan saja). makin kesini saya semakin terbiasa dan sangat menikmati pekerjaan saya sebagai pengembang website. dan perlahan masuk kedalam project dan bekerja secara tim.

Namun saat admin menikmati pekerjaan sekitar 3 bulan tiba-tiba ada yang mengirim pesan melalui Whatsapp dan Ternyata pengumuman kalau tanggal ujian sudah dekat dan harus mempersiapkan segalanya termasuk. wajib mengikuti Try Out sampai waktu ujian. Ini yang membuat admin dilema dan juga bingung. Apa yang harus saya lakukan? Apa saya harus memantapkan untuk bekerja ke Korea jadi pegawai pabrik tapi gaji besar atau tetap pengembangan website sesuai cita-cita saya dengan Gaji Kecil? Karena saya nyaman bekerja disini, juga cocok sesuai keinginan dan cita-cita saya dan perusahaan yang fleksibel membuat saya dan karyawan lain tidak merasa terkekang. Hanya saja gajinya kecil karena ini perusahaan baru. tapi saya juga tergiur akan gaji pekerja asing korea yang bisa menjapai 40 juta perbulan jika kita tekun bekerja.

Jadi apa saya harus meninggalkan pekerjaan saya yang menjadi cita-cita untuk bekerja ke korea dengan gaji besar atau Saya harus memutuskan tidak akan pergi ke korea dengan bekerja menjadi web depeloper sampai Expert?

Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Komentar

  1. Kalau menurut saya lebih baik agan bekerja di sini hinggap expert, Terus ilmu yangp agan miliki di bagi-bagi sambil membesarkan blog ini. Dan pasang Iklan Gan.. banyak blogger sukses Hanya bermodalkan blog. Jangan lupa ilmu yg ente punya di bagi ke para pemula insyaallah Rezeki akan terus mengalir ke ente.

    ReplyDelete