Bingung belajar pemograman web? Berikut basic yang wajib dikuasai frontend web developer



Pekembangan yang pesat pada dunia teknologi saat ini banyak menuntut semua orang untuk segera beradaptasi agar tidak ketinggalan jaman, begitu pun halnya dengan profesi. Profesi yang muncul dan baru di banyak bermunculan pada abad 21 ini terutama di bidang IT, salah satunya adalah profesi pengembang web (web develop).


Karena perkembangan internet dan juga dibarengi dengan berkembangnya website dari awal di temukannya sampai sekarang, membuat profesi pasa jalur ini mendapat sorotan banyak orang-orang. Walaupun bukan hal yang sangat baru dan segar, akibat banyaknya minat orang-orang untuk mempelajari ilmu dalam hal ini web development, membuat profesi ini semakin populer dan di gandrungi sebagai pekerjaan di masa depan.

Akibat dari itu, perkembangan website dari mulai fungsi, bahasa program, sampai desain semakin canggih dan expert menuntut para pengembang mempelajari hal-hal baru dalam bahasa pemogramannya.

Lalu bagaimana dengan kita yang tidak tahu apa-apa tentang pemograman web tapi ingin belajar juga?


Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Walaupun kita ketinggalan tapi kita masih bisa mengejarnya
Dalam hal untuk menjadi pengembang website, Kita harus belajar bahasa pemograman website juga. Bahasa pemograman web banyak sekali, namun dari semua itu kalian tidak harus menguasai semuanya. Cukup kuasai apa yang kalian sukai dan minat dengan membuat suatu website dengan bahasa pemograman yang diperlukan.

Bahasa pemograman web apa saja yang diperlukan?


Pada dasarnya bahasa program yang harus dikuasai untuk menjadi web developer dalam hal ini bagian frontend depelover, sebagai berikut:

Basic pemograman untuk Frontend developer/Web designer


  • HTML

  • CSS




  • Javascript




3 list diatas adalah bahasa pemograman yang wajib dikuasai untuk menjadi web designer/ frontend developer. Kenapa PHP dan MySQL tidak masuk? Sesuai perkataan saya di atas, saat ini kita akan mengetahui basic pemograman yang mengarah ke bagian frontend, sedangkan pemograman PHP dan MySQL (database) adalah bahasa pemograman untuk bagian backend.

Pemograman pendukung yang bisa membantu dalam pekerjaan seorang frontend developer dalam mendesain website

Selain dari 3 bahasa pemograman di atas, ada juga pemograman pendukung yang pasti kalian gunakan untuk menjadi expert web designer. Ini sesuai pengalaman saya menjadi web desainer apa-apa saja tang akan dibutuhkan diantarnya:
  • JQuery
  • AJAX
  • Animasi CSS/JQuery
  • Node.js
Adapun bahasa pemograman dan framework yang mungkin saja kamu butuhkan (tidak harus memperlajari sepenuhnya) menurut pengalaman saya saat menghandle project situs besar diantarnya
  • Python
  • Django Framework
  • Angular
  • Bootstrap
  • Zurb Foundation
  • Lavarel
  • Codeigniter
  • Reach JS
  • Dan masih banyak lagi

Itu lah beberapa pemograman yang akan temui jika kamu tertarik menjadi frontend developer. Semua itu kamu hanya wajib menguasai yang 3 diatas selebihnya itu kamu kuasai seperlunya saja. Tapi alangkah baiknya kamu tahu banyak tentang pemograman selain dari yang diwajibkan itu, setidaknya bisa membaca kode, penggunaan dan alurnya.

Demikian Dasar bahasa pemograman yang harus kalian kuasai untuk menjadi pengembang website bagian frontend developer. Ketahuilah teknologi akan selalu berkembang, begitupun dalam perkembangan website. Seseorang yang tidak mau belajar makan akan tertinggal dimasa depan dengan profesi seadanya.
Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar